Kenkyuushitsu (laboratory), 18.10 Japan Time
Seharusnya sih sekarang saya lagi mengerjakan research abstract yang mau dikoreksi sensei hari Rabu minggu depan. Tapi lagi pengen nulis yang lain nih..
Pengen tau aja kenapa ada orang yang seneng belajar. Cie elaaahh, gaya bet dah.. Hahahaha.. Ga kok, cuma penasaran aja sama apa yang dipikirin Om Newton waktu melihat apel jatoh. Kok ya iya yah kepikiran tentang Universal Law of Gravitaion. Kok bisa yah si oom nemuin rumus F = m x a yang simpel tapi powerful. Yang dipelajari dan di-review dari SMP (mungkin SD yak) sampe kuliah.
Ini gara-gara tadi kuliah TV Broadcasting Engeneering-nya Toyama Sensei. Kuliahnya memang salah satu favorite saya. Soalnya si bapak baik dan kelasnya menarik sih, hehe.. Hari ini belajar perbedaan Satellite Broadcasting sama Terrestrial Broadcasting Station. Terus ditengah-tengah ngebahas salah satu rumusnya si Oom Newton, yang gravitational force itu. *Buset dah om..
Nah, dulu sih ga pernah kepikiran. Tapi sekarang kok tiba-tiba terlintas dalam ruang pikiran saya ya. Mungkin gara-gara ga konsen kuliah kali ya, jadinya pikirannya kesana kemari, hihi.. Tapi satu hal yang pasti, berdasarkan pengamatan dan pengalaman saya sendiri, saya jadi yakin klo semua orang senang belajar.
Sayangnya biasanya rasa senang belajar itu akan mucul terhadap hal yang kita senangi pula. Kebetulan Oom Newton itu seneng banget belajar fisika dan bikin rumus, jadilah rumus indah nan mudah diingat.
Most fundamental question di topik ini: Kenapa sih orang seneng belajar?
Beberapa alternatif jawaban yang bisa saya pikirkan:
- memuaskan keingintahuan
- menemukan sesuatu yang baru
- mencari aternatif yang lebih baik
- memperbaiki diri
- menghasilkan manfaat
Sekarang bagaimana membuat kita senang belajar terhadap sesuatu yang tidak kita senangi? Mungkin pertanyaan awalnya adalah: kenapa sampai tidak senang? Mungkin kita merasa tidak perlu, tidak akan berguna, tidak memberi sesuatu yang baru, merasa tidak akan memberi alternatif yang lebih baik, atau, ahh pokoknya susaahhh, ga asiiikk, maless aahhh..
Wah, so pasti broer kita ga akan belajar.
Sekarang, tinggal gimana caranya aja membuat diri kita merasa yakin klo apa yang kita pelajari dan hadapi sekarang, akan bermanfaat dan berguna di masa depan. Enjoy it. Enjoy the process of the study itself. And do our best.
Bahkan Rasulullah SAW bersabda:
“Barang siapa menempuh suatu jalan dengan tujuan mencari ilmu, Allah akan memudahkan baginya jalan ke surga. Selain itu, malaikat akan meletakkan sayapnya bagi orang yang mencari ilmu sebagai keridaan atas tindakannya. Sesungguhnya yang ada di langit dan bumi, bahkan ikan-ikan di laut, akan memohonkan ampunan bagi orang yang menuntut ilmu. Keutamaan orang berilmu atas ahli ibadah adalah seperti keutamaan bulan atas planet yang lain. Para ulama adalah pewaris manusia. Dan, para nabi tiada mewariskan dinar atau dirham, melainkan ilmu. Maka, barang siapa mengambilnya, berarti ia telah mengambil bagian yang sempurna.” (HR. Ahmad)
Ya Allah, jauhkan saya dari rasa malas belajar. Amiinn..
*Dedicated buat saya sendiri (hehe..) dan teman-teman yang sedang turun semangatnya untuk belajar. Ayo, kita semangat belajar!!









